Sabtu, 10 Agustus 2019

Berbagi Nasi Backpacker Jakarta RT-26





Sebuah Komunitas yang baik adalah yang bermanfaat untuk orang banyak, salah satunya kegiatan berfaedah yang dapat dirasakan oleh semua member yang tergabung dalam komunitas tersebut. Saya sudah dua tahun menjadi keluarga besar di komunitas Backpacker Jakarta RT-26 yang biasa saya singkat BPJ 26, telah banyak kegiatan yang saya ikuti di BPJ 26, mulai dari nonton bareng, karokean bareng, meetup bareng, buka puasa bareng hingga agenda rutin BPJ 26 yang selalu bikin saya meneteskan air mata yaitu Berbagi Nasi.



Berbagi Nasi BPJ 26 #Part5





Minggu, 28 Juli 2019 selesai saya belajar dalam pelatihan Blog bersama Kubbu, saya langsung bertemu dengan teman-teman BPJ 26 untuk kegiatan Berbagi Nasi yang mana acara ini sudah di gembor-gemborkan dalam grup whasapp BPJ 26.
Ini Berbagi Nasi BPJ 26 yang ke 5, kali ini di CP-in oleh Irvan salah satu member aktif Adem Ayem Squad sebutan kece dari BPJ 26.

Babang Tamvan BPJ26 yang jadi CP 


"Berbagi nasi itu salah satu cara aku bersyukur kak en, bersyukur masih dikasih rezeki, bersyukur di kasih teman yang mau bantu, bersyukur masih di gerakan hati nya untuk kegiatan rutin ini"  ucap Irvan saat saya tanya tentang kegiatan berfaedah BPJ 26 ini.

Untuk rute berbagi nasi, yang biasa BPJ 26 lakukan saat malam hari yang mana nasi yang diterima bisa di makan untuk makan malam. Daerah-daerah yang banyak pemulung dan orang-orang yang di pinggir jalan raya menjadi target utama kami seperti wilayah Karet, Tanah Abang, Manggarai, Tebet, Kampung Melayu hingga sekitaran Jatinegara.  Lebih khusus penerimanya anak-anak jalanan, pemulung, pengemis, kadang kalau ada petugas kebersihan kami kasih juga.

Perasaanku campur aduk saat berbincang dengan si Ibu

Saya kebagian rute Karet dan Tanah Abang yang searah dengan rumah saya di Palmerah, dengan berbonceng motor saya menyusuri jalur dengan teliti mencari target berbagi nasi.
Tidak begitu jauh dari stasiun Karet, saya melihat seorang ibu dengan dua anak duduk di pinggir jalan depannya ada gerobak, saya turun dari motor dan  langsung memberikan 3 bungkus nasi ke Ibu tersebut. Cuaca malam itu yang sejuk tiba-tiba mendung di mata saya, saat si ibu langsung membuka bungkusan nasi dan makan bersama kedua anaknya. Beliau mengucapkan terima kasih banyak sambil ingin mencium tangan saya, tapi langsung saya tarik tangan saya dan saya  langsung meraih tangan si Ibu untuk cium tangan Beliau.

Terima kasih Allah, engkau telah mempertemukan aku dengan si nenek



Perasaan saya campur aduk malam itu,   banyak hal yang saya dapatkan terutama Bersyukur. Mencoba menahan air mata biar tidak menetes itu susah, bertemu dengan seorang nenek yang lagi mengkorek barang bekas di sekitaran Tanah Abang yang saya temui untuk memberikan sebungkus nasi serta minumnya membuat saya banjir air mata. Di usia Beliau yang sudah senja tapi masih harus mencari barang bekas yang masih bisa dijual untuk makan esok hari katanya sukses bikin air mata ini tidak mau berhenti. Doa saya buat si nenek, sehat selalu ya nek.




Apri, Pak RT dari Backpacker Jakarta RT26 yang saya tanyai latar belakang kegiatan Berbagi Nasi ini menjelaskan "Berbagi itu banyak hal, bukan hanya menyumbang uang atau barang saja tapi hal kecil seperti nasi pun bisa. Karna terkadang banyak orang diluar sana tidur dengan perut yang belum terisi, jadi niat kami walaupun hanya sedikit berupa nasi dapat membantu saudara - saudara kita yang mungkin sedang kelaparan"
"Kaya aku pribadi aja kak en, gak bisa tidur kalau perut lapar. Pasti mereka pun sama"* tambah Pak RT 26 yang masuk nominasi BPJ Award sebagai admin terbaik.
Apri, Pak RT nya 26




Lanna, member BPJ 26 yang sudah dua kali ikut kegiatan berbagi nasi merasakan hal yang sama seperti apa yang saya rasakan.

"rasanya senang sekali jalan membagikan makanan kepada mereka, aku dapat rute Kampung Melayu dan Jatinegara berbonceng sama bang Irvan"
Mereka mengetuk hatiku kak en, membuka mataku lebih lebar lagi untuk selalu Bersyukur karena setiap hari masih dicukupkan dan membuatku menghargai makanan dan tidak boleh bersisa ataupun di buang-buang saat makan"



Terima kasih Miss Lanna

"Terimakasih untuk semua teman dan BPJ 26 selaku media dalam aksi kasih ini" ucap Miss Lanna. 




Sebelum saya ikut Berbagi Nasi BPJ 26, sempat bertanya dalam diri saya mengenai dana kegiatan ini dari mana?? Menjawab rasa penasaran saya, selesai acara saya bertanya ke bang Irvan dan dijawab "Dana nya dari donatur, share di Instagramnya BPJ26 dan grup whasapp lalu mereka nyumbang meskipun tidak ikutan langsung bagi-bagi nasinya, berapa pun dapatnya, ya itu yg kita bagi-bagi ke mereka, Alhamdulillah kak berbagi nasi semalam kita bisa menyediakan total nasi 85 bungkus" ucapnya


Mungkin akan ada yang berpikiran negatif thinking untuk acara ini, bukan bermaksud riya saat berbagi nasi ataupun harus pamer saat bersedekah tapi percayalah tujuan kami agar makin banyak lagi saudara - saudara kita yang dapat dibantu.


Adem Ayem Squad 

Akhir kata saya mau bilang terima kasih ke Bang Irvan sebagai CP berbagi nasi Bpj26 part 5, terima kasih paer & buer 26 yang luar biasa serta spesial terima kasih untuk semua warga Adem Ayem Squad.
Sampai ketemu di Berbagi Nasi Bpj26 Part 6.








1 komentar:

Ila Rizky mengatakan...

Keren kak endah. Aku jd terharu kl liat acara sosial gini. Bikin ngerasa bersyukur masih banyak orang baik yg mau berbagi di tengah jakarta yg keras. :')

Berbagi Nasi Backpacker Jakarta RT-26

Sebuah Komunitas yang baik adalah yang bermanfaat untuk orang banyak, salah satunya kegiatan berfaedah yang dapat dirasakan oleh s...